12.000 Lebih Warga Sipil Tinggalkan Fallujah pada Hari Senin


resized-cda23-2016-06-19t110756z-761673762-s1aetkufvwaa-rtrmadp-3-mideast-crisis-iraq-fallujaFALLUJAH, muslimdaily.net – Lebih dari 12.000 warga sipil Irak telah melarikan diri dari Fallujah, saat pertempuran terus berlangsung antara pasukan Irak dan Islamic State (IS) di kota barat, kata seorang pejabat Irak dalam sebuah pernyataan Senin (20/06/2016), lansir World Bulletin.

“Sekitar 12.219 keluarga mengungsi dari kota Fallujah dan Saqlawiyah dekat Fallujah,” kata pejabat Departemen Migrasi dan Perpindahan Amer Abbas.

Pada tanggal 22 Mei, tentara Irak – yang didukung oleh serangan udara koalisi pimpinan AS – melancarkan serangan untuk merebut kembali Fallujah, yang dikendalikan oleh IS sejak Januari 2014.

Pada hari Jumat, Perdana Menteri Haider al-Abadi menyatakan kemenangan di Fallujah setelah pasukan Irak merebut kembali sebagian kota dari IS setelah pertempuran beberapa minggu.

Namun, konflik masih berlangsung di pinggiran kota.

Pada hari Ahad, PBB mengatakan sekitar 80.000 orang telah melarikan diri dari Fallujah sejak militer Irak meluncurkan serangan untuk merebut kembali kota dari IS bulan lalu.

Fallujah mengalami kekosongan pemerintahan sejak pertengahan 2014, ketika IS merebut kota Mosul, Irak utara dan menyerbu sebagian besar wilayah di bagian utara dan barat negara itu.

Menurut PBB, lebih dari 3,4 juta orang di Irak kini mengungsi, lebih dari setengah dari mereka anak-anak, sementara lebih dari 10 juta penduduk sangat membutuhkan bantuan kemanusiaan.

 

Category: Internasional
No Response

Leave a reply "12.000 Lebih Warga Sipil Tinggalkan Fallujah pada Hari Senin"