AS: Tidak Ada Pembicaraan Damai di Afghanistan dalam Waktu Dekat


kerry-ghani759WASHINGTON, muslimdaily.net – AS memperkirakan pembicaraan damai tidak akan berlanjut segera antara pemerintah Afghanistan dan Taliban di bawah pemimpin baru, seorang jenderal Amerika mengatakan pada hari Rabu, Anadolu Agency melaporkan Kamis (02/06/2016).

“Dia adalah orang yang telah mengirimkan Fatwa (hukum Islam) tentang mengirimkan pembom martir keluar. Dia salah satu yang mengeluarkan Fatwa bahwa Taliban boleh saja membunuh mereka yang menentang Mullah Mansoor (pemimpin Taliban yang terbunuh drone),” klaim Brigadir Jenderal Charles Cleveland, juru bicara misi AS dan NATO di Afghanistan, mengacu pengganti Syeikh Mansur, Syeikh Mullah Mawlawi Haibatullah Akhundzada.

Memperhatikan bahwa Haibatullah Akhundzada adalah jihadis seperti pendahulunya, Cleveland mengatakan ia memiliki darah di tangannya.

“Dalam jangka pendek, kita tidak mengharapkan dia untuk datang ke meja perundingan,” katanya seraya menambahkan bahwa AS memiliki harapan bahwa kelompok Taliban lokal mungkin akan bernegosiasi dengan pemerintah Afghanistan di tingkat kabupaten.

Syeikh Mansur gugur, syahid, bulan lalu dalam serangan pesawat tak berawak AS di Pakistan.

Menurut jenderal, situasi keamanan di Afghanistan memburuk pada tahun 2015 tetapi situasi berubah mendukung pasukan Afghanistan karena mereka telah dilatih oleh pasukan NATO.

“Saya pikir 2015 mungkin adalah tahun yang sulit bagi ANDSF dan mungkin lebih baik untuk Taliban,” katanya.

Dia menambahkan bahwa pasukan Afghanistan telah kembali merebut inisiatif, mencatat bahwa mereka telah beralih dari “pola pikir defensif ke pola pikir ofensif”.

Taliban saat ini mengendalikan delapan sampai 10 kabupaten di Afghanistan, menurut Cleveland, tapi mereka “tentu memiliki kemampuan untuk menguasai lebih banyak lagi.

“Mereka memiliki kemampuan untuk melakukan operasi militer, mereka memiliki kemampuan untuk mempengaruhi penduduk setempat dan mereka memiliki kemampuan untuk beberapa tingkat pengaruh,” katanya.

 

Category: Internasional
No Response

Leave a reply "AS: Tidak Ada Pembicaraan Damai di Afghanistan dalam Waktu Dekat"