David Cameron: Donald Trump, Bodoh, Salah dan Pemecah Belah


Cameron_Trump_1500_2595484aINGGRIS, muslimdaily.net – Perdana Menteri Inggris David Cameron mengatakan hari Ahad (22/05/2016) bahwa ia akan bertemu Donald Trump jika ia menjadi calon presiden dari Partai Republik, Associated Press melaporkan, Ahad.

Pemimpin Inggris mengulangi perkataannya bahwa usulan Trump memberlakukan larangan sementara bagi Muslim memasuki Amerika Serikat adalah “salah dan memecah belah.”

Cameron mengatakan “hal itu sangat berbahaya untuk dikatakan” karena tidak membedakan antara mayoritas Muslim yang damai dengan minoritas Muslim yang ekstremis.

Trump mengatakan pekan lalu bahwa ia “tidak akan memiliki hubungan yang sangat baik” dengan Cameron, yang sebelumnya menyebut usulan Trump tersebut “memecah belah, bodoh dan salah.”

Trump kemudian mengurangi nadanya, menyebut Cameron “pria yang baik” dan mengatakan perdana menteri itu telah mengundangnya untuk mengunjungi 10 Downing St.

Kantor Cameron mengatakan tidak mengeluarkan undangan resmi, tapi merupakan adat perdana menteri untuk bertemu calon presiden Republik dan Demokrat jika mereka mengunjungi Inggris.

Namun saat ditanya dalam acara ITV “Peston on Sunday” jika apakah ia akan bertemu Trump, Cameron mengatakan: “Saya tidak tahu.”

 

Category: Internasional
No Response

Leave a reply "David Cameron: Donald Trump, Bodoh, Salah dan Pemecah Belah"