Gubernur Sumut Harap Gerakan Masyarakat Maghrib Mengaji Kembali Digalakkan


AP

Mengaji

REPUBLIKA.CO.ID, MEDAN -- Gubernur Sumatera Utara Tengku Erry Nuradi mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menggalakkan Gerakan Masyarakat Maghrib Mengaji (GEMMAR MENGAJI). Kegiatan ini diharap dapat menghidupkan kembali suasana keagamaan di dalam rumah dan masjid.

Erry mengatakan, Gemmar Mengaji sudah dicanangkan sejak tahun 2010 lalu. Ia pun berharap kegiatan ini dapat kembali menjadi kebiasaan umat Islam di Sumatra Utara (Sumut).

"Alquran jangan sampai kita tinggalkan dan anak-anak kita harus senantiasa didekatkan dengan Alquran agar terus dipelajari, dihayati lalu diamalkan dalam kehidupan sehari-hari," kata Erry, Ahad (12/6).

Erry mengatakan, bimbingan para guru, alim ulama dan para orang tua kepada anak-anak dapat membentuk sifat dan karakter anak sejak dini. Oleh karena itu, lanjutnya, peran orang tua dan keluarga sangat penting diperhatikan.

"Anak-anak ibarat tanaman, bila ditanam dengan nilai agama maka insya Allah akan berkah di dunia dan akhirat begitu juga sebaliknya," ujar Erry.

Erry pun berharap, umat muslim di Sumut dapat memanfaatkan bulan Ramadan untuk membuat amalan yang berlipat ganda. Umat muslim diharap dapat menjalankan ibadah puasa dengan baik, begitu pula dengan ibadah lain, seperti mengaji atau tadarus, sholat malam dan menjalin silaturahmi.

Category: Nasional
No Response

Leave a reply "Gubernur Sumut Harap Gerakan Masyarakat Maghrib Mengaji Kembali Digalakkan"