Jatman DKI Jakarta Gelar Riyadhah Ramadhan

0 57


istimewa

KH Wahfiudin pada acara Riyadlah Ramadhan Ulama Sufi 1437H yang digelar Jatman DKI Jakarta

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Jam'iyyah Ahlith Thariqah al-Mu'tabarah an-Nahdliyyah (JATMAN) DKI Jakarta selama dua hari (18 dan 19 Juni 2016, menggelar Riyadlah Ramadhan Ulama Sufi 1437H.

Kegiatan yang dihelat di Zawiyah Tarekat Idrisiyyah, Masjid Al Fattah Jalan Batu Tulis XIV No. 5, Juanda III Jakarta Pusat ini diikuti 80 peserta dari berbagai tarekat.

Acara dimulai dengan shalat Zhuhur berjamaah, dilanjutkan pembacaan istighatsah oleh Ustaz Asep Saefuloh S.Ag, dari Idrisiyyah. Dilanjutkan sambutan oleh Katib JATMAN DKI Jakarta, KH. Drs. Ahmad Hidayat. Hidayat menyampaikan terimakasih atas kerjasama dari berbagai pihak.

"Alhamdulillah pada Ramadhan ini kita dapat menyelenggarakan Riyadhah Ulama Sufi dengan tema Menggapai Ilahi dengan Metode Thariqah. Insya Allah JATMAN akan terus mengadakan kegiatan demi memperkuat kehadiran tarekat di masyarakat," papar KH Ahmad Hidayat menjelaskan.

Ustaz Abdul Latif SE, MA, dari Tarekat Qadiriyyah Naqsyabandiyyah (TQN) Suryalaya yang tampil pada sesi pertama menyampaikan materi tentang Alquran.

Penulis buku HATAM [Hafal Tanpa Menghafalkan] ini mengingatkan sufi sangat akrab dengan Alquran. "Mumpung Ramadhan, kita buat kebiasaan lebih akrab dengan Alquran agar lepas Ramadhan kebiasaan baru ini dapat terus berlanjut," ujarnya.

Selanjutnya Kepala Humas Kementerian Pemuda dan Olah Raga, Dr. H. Amar Ahmad menjelaskan program kepemudaan yang sedang dijalankan. "Banyak peluang kegiatan yang dapat dilakukan oleh para pemuda, khususnya pemuda pengamal tarekat. Negeri ini butuh pemuda-pemudi yang kuat tauhidnya untuk melakukan perubahan," ungkapnya mewakili menpora yang berhalangan hadir.

Usai shalat Taraweh, materi disampaikan KH Maman Imanul Haq. Anggota Komisi VIII DPR RI ini sangat mengapresiasi kegiatan JATMAN. "Dakwah sufistik diterima oleh semua kalangan. Saya banyak keliling luar negeri dan mendapati corak dakwah yang tepat adalah metode tasawuf," ungkap Kiai Maman.

Hari kedua (19/6), usai shalat Shubuh digelar zikir dan shalawat. Kajian disampaikan Mursyid Tarekat Idrisiyyah, Syaikh Muhammad Fathurahman M.Ag. Ia memaparkan adab dan suluk dalam tarekat.

Category: Nasional
No Response

Leave a reply "Jatman DKI Jakarta Gelar Riyadhah Ramadhan"