MUI Depok Sebut AKI Sesat karena tak Wajibkan Shalat dan Puasa


Antara/Irwansyah Putra

Penganut aliran sesat yang bertobat.   (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, DEPOK --  Majelis Ulama Indonesia (MUI) Depok menyebutkan bahwa aliran keagamaan Amanat Keagungan Ilahi (AKI) merupakan aliran sesat. Ketua MUI setempat, KH Ahmad Dimyathi Badruzzaman menjelaskan, pihaknya pun akan membahas mengenai keberadaan aliran tersebut di tengah masyarakat. 

Berdasarkan penyelidikan sementara dari MUI, dia menjelaskan, aliran itu melenceng dari ajaran Islam karena tidak mewajibkan kepada pengikutnya untuk shalat dan puasa di bulan Ramadhan. "Aliran itu melenceng dari ajaran Islam. Shalat dan puasa Ramadhan itu wajib dalam Islam. Itu tertulis jelas di dalam Alquran. Ajaran yang menentang itu adalah kesesatan luar biasa,"kata dia di Depok, Ahad (14/5).

(Baca: Disebut Sesat, Aliran Ini Diduga Ngaji dengan Ritual Seks).

Camat Cilodong Khamid Wijaya mengatakan sudah menugaskan petugas bersama pihak kepolisian untuk melakukan penyegelan dan pengawasi rumah yang dijadikan markas aliran sesat tersebut. "Infonya pihak kepolisian sudah mengamankan DS. Kami minta kepada warga, jika menemukan adanya kegiatan ajaran agama yang sesat segera melapor ke pihak kelurahan dan kepolisian," harapnya.

Sementara itu, tokoh masyarakat Depok, Ustadz Anwar menilai, Pemerintah Kota (Pemkot) Depok gagal dalam melakukan pembinaan agama. “Banyaknya keberadaan aliran sesat di Depok menandakan Pemkot Depok telah gagal melakukan pembinaan agama di masyarakat,” kata dia.

Category: Nasional
No Response

Leave a reply "MUI Depok Sebut AKI Sesat karena tak Wajibkan Shalat dan Puasa"