Pejuang Palestina Balas Jantung Israel, 4 Orang Tewas 7 Luka-luka


penembakan-tel avivTEL AVIV, – Aksi penembakan terjadi di jantung Ibu Kota Israel, Tel Aviv dekat gedung Departemen Pertahanan Zionis. Akibatnya empat orang dilaporkan tewas dan tujuh lainya mengalami luka-luka.

Seperti yang dilansir surat kabar Israel Yedeot Aharonot sebelumnya mengatakan tiga orang Zionis tewas dan tujuh lainnya terluka dalam serangan penembakan di pusat kota Tel Aviv dan menyebut ini sebagai “serangan teroris”, yakni serangan berani mati yang dilakukan orang Palestina.

Selanjutnya, saluran TV10 Zionis mengatakan bahwa jumlah orang Zionis yang tewas dalam serangan di dekat gedung departemen pertahanan tersebut bertambah menjadi 4 orang. Sementara itu sumber keamanan intelijen Zionis menyebutkan bahwa ada tiga orang Zionis yang terluka dalam kondisi mati suri.

Yedeot Aharonot menyebutkan aksi serangan penembakan terjadi di kompleks bisnis “Saruna” dekat markas departemen pertahanan Zionis. Aksi ini dilakukan dua orang Palestina yang berhasil ditangkap setelah keduanya terluka.

Sumber medis Zionis di rumah sakit di Tel Aviv menyebutkan ada 4 orang Zionis yang terluka parah. Para dokter sedang berupaya sekeras mungkin untuk menyelamatkan nyawa mereka.

Sementar itu pihak kepolisian Zionis menyebutkan bahwa pihaknya menerima informasi adanya serangan penembakan di pusat kota Tel Aviv dan pihaknya segera mengerahkan pasukan kepolisian dan dinas keamanan ke lokasi kemudian menutup nya dan segera melakukan investigasi.

Kepolisian Zionis menjelaskan bahwa pasukannya mulai mencari tahu latar belakang penembakan dan menjelaskan bahwa serangan ini terjadi di dalam dan di luar kompleks binis “Saruna”.

Dalam rilis berikutnya, jurubicara polisi penjajah Zionis menyatakan bahwa dua pelaku serangan terluka dan telah ditangkap. Salah seorang dibawa ke rumah sakit untuk menjalani operasi dan kondisinya kritis. Pihak kepolisian membantah kabar yang menyebutkan ada pelaku ketiga selain dua pelaku yang ditangkap.

Polisi Zionis menyebutkan bahwa pelaku adalah dua pemuda dari desa Yata di Hebron, wilayah selatan Tepi Barat, berusia 20-an tahun dari satu keluarga.

Menyusul serangan ini, Gerakan Perlawanan Islam Hamas di Yata menyatakan bahwa pelaku aksi adalah Khaled Musa Muhammad Shahadah dan Muhammad Ahmad Musa Shahadah. Keduanya adalah kader Hamas. Meski demikian baik gerakan Hamas maupun saya militernya belum menyatakan secara resmi bertanggung jawab atas aksi serangan di jantung pertahanan Zionis tersebut.

Menurut informasi yang diberitakan media-medis Zionis, kedua pelaku sempat makan di restaurant “Mix Bernd” dekat lokasi serangan. Setelah itu keduanya keluar dari restaurant dan langsung melepaskan tembakan ke arah massa di kompleks bisnis bernama Saruna.

Suasana langsung diwarnai kepanikan dan ketakutan. Orang-orang Zionis langsung bersembunyi di lemari-lempari es yang ada di toko-toko terdekat di tengah-tengah ketakutan, sebelum akhirnya datang anggota polisi Zionis ke lokasi dan menembak salah seorang pelaku kemudian menangkap keduanya setelah keduanya terluka.

Seorang pemukim Yahudi yang dikutip media Zionis mengatakan, “Kami mendengar empat kali tembakan dan kami langsung melarikan diri dari lokasi. Setelah itu kami mendengar empat tembakan lagi dan kami melihat semakin banyak orang melarikan diri dari lokasi. Setelah itu kami melihat para satpam dengan senjata di lokasi.

Salah seorang pemukim Yahudi yang berada di lokasi memberikan kesaksian bahwa dirinya saat itu duduk dekat restaurant Mix Bernd dan menyaksian tembakan tanpa henti. Dia sendiri bersembunyi di salah satu toko dekat lokasi.

Sementara itu PM Zionis Benjamin Netanyahu mengundang tim keamanannya untuk melakukan pertemuan darurat di kantor departemen pertahanan di Tel Aviv untuk membahas cara merespon aksi ini, beberapa menit setelah pesawatnya mendarat di bandara yang datang dari Moskow.

Surat kabar Zionis Yedeot Aharonot menyebutkan bahwa dua pelaku serangan mengedakan pakaian jas resmi dan meminta makan sementara di tangan keduanya membawa koper dan setelah itu melancarkan tembakan ke arah massa di jalan.

Sebanyak 34 orang Zionis telah tewas dan lebih dari 500 lainnya terluka dalam serangkaian serangan berani mati yang dilakukan para pejuang Palestina sejak meletus intifadhah al-Quds awal Oktober 2015 lalu, sebagai reaksi atas penyerbuan para pemukim Yahudi ke masjid al-Aqsha dan rencana penjajah Zionis untuk membagi dua masjid al-Aqsha secara waktu dan tempat.(Info Palestina)

Category: Internasional
No Response

Leave a reply "Pejuang Palestina Balas Jantung Israel, 4 Orang Tewas 7 Luka-luka"