Penjelasan LPPOM MUI Terkait Ditemukannya Bumbu Babi di Solaria


Solaria (Foto: malkartini.com)

Solaria (Foto: malkartini.com)

JAKARTA, muslimdaily.net – Menanggapi ditemukannya bumbu babi di restoran Solaria Balikpapan pada Senin, 23 November 2015, dalam sidak yang diadakan oleh Tim Gabungan Operasional Razia Daging Ilegal, LPPOM MUI Pusat berusaha memberikan penjelasan.

Melalui situs halalmui.org, Direktur Lembaga Pengkajian Pangan Obat-Obatan dan Kosmetika Majelis Ulama Indonesia Pusat (LPPOM MUI) Lukmanul Hakim pada Rabu pagi (25/11) menyampaikan beberapa penjelasan.

Menanggapi pemberitaan media massa tentang adanya hasil sidak di Restoran Solaria Balikpapan, yang dilakukan oleh Dinas Peternakan, LPPOM MUI Kaltim dan MUI Kaltim pada hari Senin, 23 November 2015, bersama ini disampaikan penjelasan sebagai berikut:

  1. LPPOM MUI Pusat sedang melakukan uji banding terhadap hasil sidak di Balikpapan.
  2. LPPOM MUI memiliki ketentuan terhadap kemungkinan terjadinya penyimpangan yang dilakukan oleh pemegang Sertifikat Halal.
  3. LPPOM MUI juga memiliki prosedur pengawasan bagi perusahaan pemegang SH.
  4. Selama ini pengawasan terhadap Solaria berjalan sesuai ketentuan dan prosedur.
  5. Selama pengawasan tidak ditemukan hal-hal yang mengarah kepada hasil tersebut di Balikpapan.
  6. Untuk itu LPPOM MUI merasa perlu untuk melakukan langkah uji banding terhadap hasil analisa tersebut.
  7. Uji masih sedang berlangsung dengan pembanding di beberapa lab terakreditasi. Kita sedang  tunggu hasilnya.
  8. LPPOM MUI menyampaikan apresiasi terhadap masyarakat yang semakin peduli terhadap produk halal, dengan cara langsung meminta konfirmasi ke LPPOM MUI atas pemberitaan tersebut.

Direktur LPPOM MUI,

Dr. Ir. Lukmanul Hakim, M.Si.

Seperti diketahui sebelumnya, Tim Gabungan Operasional Razia Daging Ilegal menemukan dua bumbu di restoran Solaria, Plaza Balikpapan yang positif mengandung bahan babi pada Senin (23/11). Temuan tersebut berada di bumbu campur dan bumbu rendam ayam.

“Kami mengambil 20 sampel bahan makanan, dan baru delapan sampel yang diuji, dua yang positif non halal,” ujar Ketua Tim Gabungan Opreasional Razia, drh. Noor Lenawati, Senin (23/11/2015), seperti dikutip dari Tribunnews.com.

Tim Gabungan Operasional Razia Daging Ilegal terdiri dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) Balikpapan, Dinas Pertanian, Kelautan, dan Perikanan (DPKP) Balikpapan, Lembaga Pengkajian Pangan, Obat‑obatan, dan Kosmetika (LPPOM), BPPOM Provinsi, Pihak Kepolisian, Satpol PP dan lainnya.

Category: Halal
No Response

Leave a reply "Penjelasan LPPOM MUI Terkait Ditemukannya Bumbu Babi di Solaria"