Banjir dan Tanah Longsor Sri Langka Telan Delapan Korban


banjirCOLOMBO, muslimdaily.net – Banjir dan tanah longsor di Sri Lanka telah menewaskan sedikitnya delapan orang, termasuk seorang bayi usia 10 bulan dan memaksa puluhan ribu orang lainya untuk mengungsi.

Seperti yang dilaporkan Arab News, Senin (16/5) pemerintah telah mengerahkan petugas untuk mengevakuasi warga yang tinggal di lereng atau di daerah yang dilanda banjir. Pejabat pemerintah terkait juga memerintahkan untuk membangun kanal di Colombo serta beberapa dataran rendah lainya, guna mengendalikan banjir serta menanggulangi tanah longsor terulang lagi.

“Kami telah menempatkan pasukan di pembuangan otoritas untuk melaksanakan operasi penyelamatan serta pekerjaan bantuan,” kata Menteri Pertahanan Karunasena Hettiarachchi kepada awak media lokal.

Juru bicara pusat manajemen bencana Pradeep Kodippili mengatakan, hampir 5.000 keluarga yang tinggal di daerah banjir telah dipindahkan ke pusat bantuan. Sementara ribuan lainnya telah meninggalkan rumah banjir untuk bergerak bersama kerabat mereka menuju wilayah aman.

Ia melanjutkan, saat ini jumlah korban resmi terhitung sebanyak delapan orang dan kapanpun bisa naik lagi, mengingat wilayah itu masih digenangi air dan susahnya akses bantuan menuju daerah Colombo serta wilayah-wilayah yang tergenang lainya.

Setidaknya tiga penerbangan dialihkan dari bandara utama di Kolombo pada hari Senin, pemerintah juga menutup mayoritas sekolah di kota.

Departemen meteorologi mengatakan 262 mm (10.3 inci) hujan turun di wilayah bandara dalam 24 jam. Badan terkait juga telah memperingatkan cuaca buruk lebih lanjut dan mengatakan hujan bisa berlanjut hingga Rabu.

Category: Internasional
No Response

Leave a reply "Banjir dan Tanah Longsor Sri Langka Telan Delapan Korban"