FSLDK Indonesia Selamatkan Moral Generasi Bangsa Lewat Gerakan #IndonesiaCerdasBermoral


Seminar Nasional “Kembali Kepada Nilai-Nilai Pancasila dan Islam” yang dilaksanakan oleh FSLDK

Seminar Nasional “Kembali Kepada Nilai-Nilai Pancasila dan Islam” yang dilaksanakan oleh FSLDK

SOLO, muslimdaily.net– Forum Silaturrahim Lembaga Dakwah Kampus (FSLDK) Indonesia bekerjasama dengan Dompet Dhuafa kembali menggelar serangkaian acara bertagar #IndonesiaCerdasBermoral. Kegiatan yang menampilkan Seminar Nasional “Kembali Kepada Nilai-Nilai Pancasila dan Islam” secara serentak berlangsung di Gorontalo, Surabaya, Palu, dan Ambon pada Sabtu (04/06/2016).

 

“Setelah sebelumnya, rangkaian acara diselenggarakan di empat kota berbeda, yaitu Pontianak, Banjarmasin, Mamuju, dan Padang,” ungkap pers rilis yang diterima redaktur Muslimdaily.net, pada Senin (06/06/2016) siang.

 

Secara umum, pembicara pada kegiatan Seminar Nasional “Kembali Kepada Nilai-Nilai Pancasila dan Islam” menyampaikan materi seputar fitrah dan moral yang ditilik dari kacamata agama, pendidikan, hukum dan politik, kesehatan jiwa, psikologi dan interaksi sosial, serta perlindungan anak. Hadir sebagai narasumber pada kesempatan kali ini antara lain, Dani Setiawan, S.,H. (Pengacara) dan Anna Mahsusoh, S.KM. di Surabaya, Dr. H. Ridwan Tohopi dan Ahmad Zainuri, M.Pd.I. di Gorontalo, Dr. Adam M. Saleh, M.Pd., M.Si. dan Rizal Dg. Sewang, S.Pd.I di Palu, Arsal Risal Tuasikal, S.H. dan Hasrul Kelrey, M.Pd. di Ambon, serta perwakilan dari pengurus FSLDK Indonesia dan pengurus FSLDK masing-masing daerah.

 

Pada Seminar Nasional “Kembali Kepada Nilai-Nilai Pancasila dan Islam” ini ditegaskan, Pekerjaan Rumah (PR) terbesar pemerintah saat ini adalah menggembalikan peran pendidikan untuk mendidik generasi muda bangsa Indonesia. Lebih lanjut ditegaskan pula, pemerintah harus memfungsikan kembali peran keluarga sebagai pendidikan utama di masyarakat. Sebab, menurut FSLDK, selama ini Kementerian Agama Republik Indonesia dirasa baru sebatas mengurusi permasalahan haji dan belum bergerak secara nyata untuk membina masyarakat Indonesia yang mayoritas beragama Islam.

 

“Alhasil, kini banyak ditemui kejahatan seksual pada anak usia dini atau konsumsi miras dan narkoba yang menjangkiti para remaja,” ungkap pers rilis dari FSLDK yang diterima redaktur Muslimdaily.

 

Selain itu, pendidikan dari orang tua berpengaruh besar terhadap pembentukan karakter dan psikologi anak. Karena kesibukan yang di miliki oleh orang tua pada karir akan membuat anak kekurangan perhatian dan kasih sayang serta membuat pendidikan agama yang diperoleh anak semakin terabaikan.

 

“FSLDK akan menjadi inisiator dalam membendung isu ini dan menjadikan masjid sebagai solusi,” ungkap Anna Mahsusoh, S., KM. sebagai narasumber Seminar Nasional “Kembali Kepada Nilai-Nilai Pancasila dan Islam” di Surabaya seperti yang dikutip dari pers rilis dari FSLDK.

 

Sementara itu, 200 peserta tampak antusias menyimak materi yang dipaparkan oleh pembicara-pembicara dalam seminar #IndonesiaCerdasBermoral di Aula LP2M IAIN Sultan Amai Kota Gorontalo. Pada kesempatan ini, para pembicara menegaskan, fenomena LGBT ini harus sikapi dengan tegas. Selain itu, para peserta ditegaskan untuk bersikap membenci fenomena LGBT. Namun, tidak membenci orang-orangnya.

 

“LGBT adalah penyakit, sehingga kita harus mengupayakan untuk kesembuhan orang-orang yang terjangkit. Bukan menjauhi, apalagi mencaci,” jelas salah satu pembicara pada seminar #IndonesiaCerdasBermoral di Aula LP2M IAIN Sultan Amai Kota Gorontalo seperti yang dikutip dari pers rilis dari FSLDK.

Category: Nasional
No Response

Leave a reply "FSLDK Indonesia Selamatkan Moral Generasi Bangsa Lewat Gerakan #IndonesiaCerdasBermoral"