Gencatan Senjata Berakhir, Jet Tempur Rusia dan Assad Kembali Serang Aleppo


d97c4d45e53047829c727a3c35d674be_18ALEPPO, muslimdaily.net – Serangan udara Suriah dan Rusia menargetkan wilayah yang dikuasai pejuang anti Assad di provinsi Aleppo, jumlah korban yang tewas dan terluka belum diketahui, serangan tersebut terjadi saat pejuang Suriah menguasai sebuah desa di provinsi Homs, tim pemantau mengatakan.

Pesawat tempur rezim dibantu oleh pasukan Rusia mentargetkan beberapa lingkungan di kota Aleppo, sumber mengatakan kepada Al Jazeera, Kamis (12/05/2016). Tidak ada informasi mengenai korban, namun sumber mengatakan beberapa orang tewas dan luka-luka.

Pesawat-pesawat tempur menargetkan al-Zahraa dan al-Maysar tidak lama setelah gencatan senjata berakhir tengah malam pada hari Rabu, Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia yang berbasis di Inggris mengatakan pada hari Kamis.

Di Saif al-Dawla, sebagian wilayah Aleppo yang dikuasai rezim Assad, sedikitnya tiga orang tewas sementara 10 lainnya luka-luka dalam serangan roket pada Kamis pagi, Observatorium melaporkan, menambahkan bahwa sumber serangan masih belum diketahui.

Senin lalu, pasukan rezim dan oposisi moderat setuju untuk memperpanjang gencatan senjata mereka untuk kedua kalinya, menurut tentara rezim.

Penghentian pertempuran awalnya berlangsung selama dua hari namun kemudian diperpanjang sampai Selasa pukul 00:01 (21:01 GMT Senin).

Mengumumkan perpanjangan, perintah militer mengatakan: “The ‘regime of silence’ di Aleppo dan provinsi lain telah diperpanjang 48 jam dari Selasa 01:00 [waktu setempat] sampai tengah malam pada hari Rabu.”

Gencatan senjata (parsial) yang lemah dibuat oleh Rusia dan Amerika Serikat telah diberlakukan sejak Februari, namun Damaskus terus membom daerah yang dikuasai pejuang di Aleppo. Hampir 300 warga sipil telah tewas dalam pertempuran yang meningkat baru-baru.

Sementara itu, sebuah konvoi bantuan kemanusian ditolak masuk ke sebuah kota Suriah yang dikepung pada hari Kamis, Palang Merah dan PBB mengatakan, mereka menghalangi pasokan pertama bagi penduduknya setelah lebih dari tiga tahun.

Organisasi mengatakan pengiriman gabungan tersebut berhenti di pos pemeriksaan terakhir rezim dalam perjalanan ke Daraya, di pinggiran Damaskus. Kota ini dikuasai oleh pejuang anti Assad yang dikelilingi oleh pasukan Assad dan pro rezim.

“Meski telah memperoleh persetujuan terlebih dahulu dari semua pihak bahwa pengiriman bantuan itu bisa dilanjutkan, konvoi tersebut tidak diperbolehkan lewat,” pernyataan bersama dari Komite Internasional Palang Merah (the International Committee of the Red Cross-ICRC) dan PBB mengatakan.

Category: Internasional
No Response

Leave a reply "Gencatan Senjata Berakhir, Jet Tempur Rusia dan Assad Kembali Serang Aleppo"