Tuesday 27th July 2021

Gila…!!!! Kpk pakai audit lsm untuk kasus sumber waras


PB, Jakarta – Sungguh keterlaluan KPK sebagai sebuah lembaga tinggi milik negara justru mempercayai dan menggunakan hasil audit dari sebuah LSM.

“Mau dibawa kemana muka rakyat Indonesia oleh KPK, jika hasil audit lembaga negara terpercaya (BPK) justru diabaikan lalu memakai hasil dari LSM ?” Ujar Yakub A. Arupalakka merasa benar-benar KPK sudah ikutan tidak waras seperti Ahok.

Menurut Yakub, Ahok sendiri sudah pernah menyatakan dirinya punya gejala sakit jiwa, “kenapa KPK jadi ikutan sakit jiwa ?” Tanya Yakub sambil geleng kepala.

Dalam pernyataan Desmond Junaidi Mahesa, anggota Komisi III DPR RI jika pernyataan KPK yang menyatakan jika tidak ada unsur korupsi dalam kasus Rumah Sakit Sumber Waras ternyata didasari hasil audit LSM Mappi (Masyarakat Pemantau Peradilan Indonesia) bukan dari hasil BPK.

Sementara lembaga sekelas BPK selain milik negara yang sudah berpuluh tahun melakukan audit dan beratus hasil audit mereka jadi pegangan untuk sebuah kasus hukum, bahkan BPK beberapa kali diminta oleh lembaga dari pemerintah negara lain untuk mengaudit mereka, justru tidak dipakai oleh KPK.

“Jadi jelaslah kalau masyarakat menilai Komisioner KPK hanya sebuah kelompok lawak, bukan penegak hukum,” ujar Yakub, Sekjen Laskar Bugis Makassar.

Bastian P. Simanjuntak sendiri merasa jika sebenarnya salah ketik surat dari Kemendagri itu bukan tidak sengaja, “karena masyarakat sendiri sadar, jika KPK sekarang lebih layak menyandang Komisi Perlindungan Korupsi,” ujar Bastian.

Bahkan Bastian mengusulkan sebaiknya para Komisioner KPK sekarang segera keluar dari KPK dan bikin KPK tandingan, dan jika ada kasus yang layak memakai audit dari LSM barulah mereka tampil.

“Sebaiknya mereka bikin saja KPK tandingan, dan jika ada kasus yang ditangani, pakai saja audit dari LSM, karena audit BPK, hanya untuk komisioner KPK yang benar-benar bersih untuk pemberantasan korupsi,” ujar Bastian. (Jall)

Sumber: pembawaberita.com/Jalu Jazz /15 June 2016

***

Penampakan Surat Kemendagri Salah Ketik Kepanjangan KPK

Surat_KPK_Salah_ketik

Salah ketik kepanjangan KPK jadi Komisi Perlindungan Korupsi


Liputan6.com, Jakarta – Salah ketik kepanjangan KPK menjadi Komisi Perlindungan Korupsi menjadi sorotan. Staf kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) pun langsung dipecat oleh Mendagri Tjahjo Kumolo.

Karena kasus ini juga, Menteri Dalam Negeri (MendagriTjahjo Kumolo meminta maaf secara resmi kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Insiden salah ketik kepanjangan KPK itu terjadi di Kementerian Dalam Negeri dalam sebuah surat yang dikirim ke KPK. Kesalahan ini diketahui setelah KPK menerima surat tersebut pada Selasa 7 Juni 2016.

Meski salah ketik, surat itu tetap diterima oleh KPK. Hal ini terlihat dari stempel tanda terima surat.

Penampakan surat yang mencantumkan nama Komisi Pemberantasan Korupsi menjadi Komisi Perlindungan Korupsi seperti yang ramai beredar di Twitter, sejak Rabu kemarin hingga hari ini, Kamis (9/6/2016).

Oleh Sunariyah/news.liputan6.com/09 Jun 2016

***

Category: Nasional
No Response

Leave a reply "Gila…!!!! Kpk pakai audit lsm untuk kasus sumber waras"


Top