IRGC: Banyak Warga Iran Ikut Berperang sebagai Pasukan Sukarela Rezim Assad


irgcafpattakenaIRAN, muslimdaily.net – Garda Revolusi Iran (IRGC) mengatakan pada hari Rabu banyak warga Iran yang  sukarela berperang di Suriah untuk mendukung perang Presiden Bashar al-Assad dalam melawan pejuang Suriah, kantor berita Tasnim melaporkan, lansir Al Arabiya News Channel, Kamis (19/05/2016).

Iran yang didominasi Syiah adalah sekutu utama rezim Nushairiyah Assad dan telah memberikan dukungan militer dan ekonomi dalam memerangi berbagai kelompok pejuang Muslim dan faksi Jihad Sunni al Qaeda Jabhah Nusrah dan afiliasi lainnya.

“Banyak anak muda Iran dari berbagai daerah dan etnis yang berbeda secara sukarela pergi ke Suriah … untuk membantu pemerintah Assad dan rakyat Suriah (warga Syiah, red) dalam perjuangan mereka melawan pejuang anti Assad …,” Tasnim mengutip kepala kantor hubungan publik IRGC, General Ramezan Sharif.

Sharif tidak memberikan informasi jumlah relawan.

Rezim Assad mencap semua pihak yang menginginkan perubahan sebagai “teroris” – baik dari kelompok Islam atau pemberontak yang relatif sekuler, serta para demonstran pro-demokrasi yang memulai konflik Suriah pada tahun 2011.

Republik Syiah Iran tersebut membantah angkatan bersenjata konvensional mereka berada di Suriah, tetapi mengakui bahwa penasihat militer dan relawan dari IRGC ada untuk membantu pasukan Assad.

Namun bulan lalu Teheran mengatakan komando militer mereka juga telah dikirim ke Suriah sebagai penasihat, sebagai indikasi bahwa mereka menggunakan tentara reguler serta pasukan IRGC.

Kemudian, panglima militer Iran  mengatakan bahwa mereka adalah personil relawan yang bekerja di bawah pengawasan IRGC, dan bahwa tentara reguler mereka tidak terlibat langsung.

Iran memiliki dua angkatan bersenjata yang berbeda – tentara reguler yang bertugas sebagai kekuatan pertahanan nasional, dan IRGC yang diciptakan setelah Revolusi Iran 1979 untuk melindungi Republik Syiah Iran terhadap musuh internal dan eksternal.

Dalam beberapa bulan terakhir Iran telah mengalami kehilangan serius pasukannya di Suriah, termasuk beberapa anggota berpangkat tinggi dari IRGC. Media Iran telah melaporkan kematian ratusan anggota IRGC dan relawan afiliasinya, milisi Basij, di Suriah.

Amerika Serikat, Arab Saudi dan beberapa negara Barat dan Teluk lainnya ditambah Turki mendukung kelompok yang berjuang untuk menghapus Assad, yang mendapatkandukungan militer dari Rusia dan Iran.

“Suriah adalah cincin emas perlawanan depan,” Ali Akbar Velayati, penasihat atas Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei, mengatakan kepada Badan Berita Mahasiswa Iran (Iran’s Student News Agency-ISNA).

“Jika Assad dan rakyat Suriah gagal dalam perjuangan mereka melawan kelompok Jihad…, target mereka selanjutnya adalah Irak (yang dipimpin Syiah), diikuti oleh Iran,” katanya.

Category: Internasional
No Response

Leave a reply "IRGC: Banyak Warga Iran Ikut Berperang sebagai Pasukan Sukarela Rezim Assad"