Israel Hapus Masjid Al Aqsha dari Peta Wisata Yerusalem

0 78


jerusalemmapPALESTINA, muslimdaily.net – Israel telah membuat usaha yang disengaja untuk menghapus bangunan bersejarah di Yerusalem, dengan menghapus situs Muslim, Masjid Al Aqsha, dari peta panduan turis untuk Kota Tua (Al Quds). Sebaliknya mereka menempatkan situs pemukiman zionis yang dibangun secara illegal kedalam peta, Aljazeera melaporkan, Senin (13/06/2016).

“Ada banyak situs yang tidak hanya penting secara historis, tapi dijalankan oleh pemukim,” kata Betty Herschman, direktur hubungan internasional dan advokasi di Ir Amim, sebuah LSM hak asasi manusia Israel yang memberikan tur Yerusalem Timur bagi diplomat dan pihak lain.

“Penghapusan itu secara relevan merugikan situs historis Muslim dan Nasrani, dan Anda akan berpikir akan jauh lebih memprioritaskan peta Kota Tua, hub dari tiga agama monoteistik besar.”

Seorang pemandu wisata Yerusalem berlisensi, yang memilih untuk tetap anonim mengatakan bahwa peta tersebut menonjolkan situs Yahudi terlepas dari nilai wisata dan tampak kacau dari segi agama.

Peta Yahudi tidak memasukkan Gereja St Anne atau Gereja Penebus (the Redeemer), meskipun the Redeemer tampak pada peta dengan ukuran kecil, sehingga sulit untuk ditemukan.

Aziz Abu Sarah, seorang Jerusalemite yang mendirikan Mejdi Tours, berbicara kepada Al Jazeera, mengatakan bahwa pengecualian tersebut tidak masuk akal dari perspektif bisnis. “Saya berpikir bahwa banyak operator tur dan pemandu wisata Israel, bahkan kelompok sayap kanan, yang akan setuju dengan saya bahwa peta wisata harus menunjukkan seluruh harta kota,” kata Abu Sarah.

“Saya dibesarkan di Yerusalem. Gereja St Anne, yang saya pikir adalah salah satu tempat paling menakjubkan, tidak terdapat di peta. Ada banyak orang Kristen yang datang ke Yerusalem, dan mereka akan mendapatkan peta yang tidak mengidentifikasi tempat suci mereka. Ini bukan keputusan yang cerdas.”

Kementerian Pariwisata zionis telah membela keputusan mereka dan mengklaim penghapusan itu mencerminkan “permintaan pariwisata “.

Namun, Abu Sarah mengatakan bahwa tampaknya masuknya situs tertentu di dalam dan di luar tembok Kota Tua dimaksudkan untuk mempromosikan representasi nasionalis zionis Yahudi di Yerusalem Timur.

“Secara politik, peta memasukkan situs yang kontroversial, seperti pemukiman di Yerusalem Timur, dan saya pikir hal itu bersifat politik dan sepihak.”

Lingkungan Palestina telah benar-benar dihapus sedangkan pemukiman khusus Yahudi yang illegal  terdapat di peta.

“Peta ini, selain menghapus tempat suci penting Muslim Palestina dan Nasrani di Al Quds, benar-benar menghapus seluruh lingkungan di sekitar cekungan bersejarah, menggantikan mereka tidak hanya dengan nama-nama Ibrani tetapi dengan nama-nama pemukiman,” kata Herschman kepada Al Jazeera.

“Peta tersebut melegitimasi pemukiman zionis di sekitar cekungan bersejarah,” kata Herschman lagi kepada Al Jazeera.

“Ini adalah bentuk konsolidasi kontrol Israel terhadap titik episentrum paling kritis Yerusalem. Yang menjadi episentrum konflik Palestina-Israel itu sendiri. Jadi ada konsekuensi politik sangat penting yang terlibat.”

Category: Internasional
No Response

Leave a reply "Israel Hapus Masjid Al Aqsha dari Peta Wisata Yerusalem"