Ketua MPR RI Bahas Bahaya Narkoba dan PKI bersama Ulama di Solo


Ketua MPR RI bersama Habib Syech @Istimewa

Ketua MPR RI bersama Habib Syech @Istimewa

SOLO, muslimdaily.net – Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI), Zulkifli Hasan, mengunjungi tokoh-tokoh umat Islam di Kota Solo pada Selasa (10/05/2016). Kunjungannya kali ini merupakan rangkaian dari acara Safari Kebangsaan ketua MPR RI.

Lawatan pertama ketua MPRI RI bersama rombongannya mengunjungi ulama Habib Syech bin Abdul Qadir Assegaf di gedung Bustanul Asyiqin, Semanggi, Pasarkliwon, Solo. Dihadapan Habib Syech, Zulkifli Hasan menjelaskan bahwa saat ini Indonesia dalam kondisi darurat narkoba.

Menurut Zulkifli, kondisi darurat narkoba saat ini sangat terlihat dari hasil penggerebekan kejahatan narkoba yang dilakukan oleh aparat penegak hukum. Hasil dari pengerebagan ini juga tak main-main, ada ratusan ton narkoba di sita dari gembong-gembong narkoba.

“Miras juga seperti itu berbotol botol ratusan liter miras disita. Ini sangat mengkhawatirkan. Narkoba dan miras akan membawa generasi muda kita yang semula tidak jahat menjadi jahat,” tegasnya seperti yang dilansir dari laman resmi MPR RI.

Usai bersilaturahim dengan Habib Syech, Zulkifli melanjutkan kegiatan Safari Kebangsaan ketua MPR RI ke kantor pusat Majlis Tafsir Al Qur’an (MTA) Solo. Kedatangan Zulkifli di kantor pusat MTA disambut oleh pimpinan pusat MTA, Al Ustadz Ahmad Sukina beserta jajaran pengurus MTA lainnya.

Ketua MPR RI bersama Pimpinan Pusat MTA, Al Ustadz Ahmad Sukina

Ketua MPR RI bersama Pimpinan Pusat MTA, Al Ustadz Ahmad Sukina

Al Ustadz Ahmad Sukina pada kesempatan ini menyampaikan, MTA melakukan kegiatan dakwah dalam rangka merevolusi mental masyarakat Indonesia. Lebih lanjut ia menegaskan, MTA mendukung Presiden RI yang sudah mengumumkan gerakan revolusi mental. Menurutnya, negara Indonesia akan menjadi baik jika masyarakatnya kembali kepada aturan agama.

Selain memperkenalkan kegiatan dakwah Islam yang dilakukan oleh MTA, Al Ustadz Ahmad Sukina juga meminta penjelasan tentang bahaya kemunculan kembali PKI. Beliau juga mempertanyakan kenapa saat ini simbol-simbol PKI di kalangan anak muda dan di sosial media kian marak terlihat.
“Saya rasa itu saja yang saya sampaikan, mohon nasihat beliau, saya masih mengharapkan beliau berkenan hadir pada pengajian Ahad Pagi biar di dengar seluruh rakyat Indonesia,” harapnya.

Zulkifli menjelaskan, untuk menyelesaikan permasalahan sejarah kelam tentang pemberontakan yang dilakukan PKI perlu ada kajian komprehensif. Pemerintah harus berkoordinasi dengan seluruh elemen bangsa Indonesia baik masalah hukumnya, maupun rekonsiliasi. Ia menambahkan, hal tersebut adalah dalam rangka menyelesaikan sejarah kelam bangsa.

“Tapi ini dalam rangka menyelesaikan sejarah kelam bangsa kita, kita ingin menyelesaikan luka lama, kita tidak memaafkan dan tidak melupakan. Dalam rangka itulah sekarang ini malah muncul atribut-atribut tersebut,” ungkapnya seperti yang dilansir dari laman panjimas.com.

Setelah melakukan dialog dengan pimpinan pusat MTA, Zulkifli Hasan telah ditunggu oleh Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Solo di Balai Muhammadiyah Solo. Zulkifli di Balai Muhammadiyah memberikan pengarahan kepada ratusan anggota Muhammadiyah yang hadir dalam acara Sosialisasi Empat Pilar.

Ketua MPR RI memberikan pengarahan Balai Muhammadiyah Solo @Istimewa

Ketua MPR RI memberikan pengarahan Balai Muhammadiyah Solo @Istimewa

“Agar pejabat berlaku baik dan adil, perilaku pejabat harus berlandaskan sifat ilahiyah yakni bersifat kasih sayang, memanusiakan manusia dengan adil dan beradab. Dalam memerintah tidak boleh otoriter,” ujarnya kepada ratusan anggota Muhammadiyah yang hadir dalam acara Sosialisasi Empat Pilar.

Rombongan yang turut membersamai ketua MPR RI dalam Safari Kebangsaan ini antara lain, Sekretaris Jenderal PAN, Eddy Soeparno, Anggota DPR RI, Anang Hermansyah, Moh. Hatta, dan Wakil Ketua DPRD Solo, Umar Hasyim.

Category: Nasional
No Response

Leave a reply "Ketua MPR RI Bahas Bahaya Narkoba dan PKI bersama Ulama di Solo"