Masjid Diharapkan Jadi Obat Problematika Sosial

0 59


Antara/Destyan Sujarwoko

Siswa mengikuti ritual istigotsah atau doa bersama di areal Masjid MAdratsah Aliyah Negeri 1 Tulungagung, Jawa Timur, Jumat (1/4).

REPUBLIKA.CO.ID, MAKASSAR -- Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto mengharapkan masjid bisa menjadi alternatif dan penawar dari semua problematika sosial yang tengah dihadapi saat ini. Dia mengatakan fenomena sosial yang terjadi selama beberapa tahun terakhir ini semakin meningkat.

"Dan kita berharapnya masjid bisa menjadi solusi dan penawar dari itu semua," ujarnya di Makassar, Ahad (22/5).

Dia juga punya harapan besar kepada para pengurus masjid agar bisa merangkul masyarakat sekitar dalam memakmurkan masjid. Dia ingin melihat masjid dapat menjadi obat penawar bagi beragam problematika sosial yang mendera masyarakat bisa direalisasikan oleh tokoh-tokoh masyarakat.

"Di masjid kita bisa mendekatkan diri kepada pencipta kita dan kita juga bisa berinteraksi langsung dengan warga lainnya serta bisa mendeteksi apa-apa saja yang terjadi dalam masyarakat," katanya.

Menurut dia, masjid dapat menjadi pusat bagi pemecahan masalah sosial di masyarakat dengan mendorong jamaahnya memiliki kepekaan terhadap lingkungannya. Problem sosial menurut Danny hanya dapat dipecahkan bila pemerintah bersama-sama masyarakat, lembaga keagamaan, TNI, dan Polri bersinergi menjawab persoalan yang ada.

Sejauh ini, Pemerintah Kota Makassar telah meluncurkan sejumlah program di bidang sosial keagamaan seperti pengajian per kelurahan, insentif bagi hafiz, guru mengaji dan pemandi jenazah. Semua itu ditujukan untuk meningkatkan pengetahuan agama, kualitas keimanan, dan kesejahteraan bagi rohaniawan.

Category: Nasional
No Response

Leave a reply "Masjid Diharapkan Jadi Obat Problematika Sosial"