MUI Lebak Desak Pemerintah Percepat Hukum Mati Bandar Narkoba Gelombang III


pengguna-narkoba-IlustrasiLEBAK, muslimdaily.net – Ditengah banyaknya pihak yang mempersoalkan hukuman mati bagi bandar narkoba, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Lebak, Banten justru meminta pemerintah segera merealisasikan eksekusi hukuman mati bandar narkoba gelombang III, karena dinilai memberikan efek jera kepada pelaku lainnya.

“Kami berharap eksekusi pelaku bandar narkoba bisa dipercepat,” kata Sekertaris Umum MUI Kabupaten Lebak KH Ahmad Khudori di Lebak, seperti yang dilansir laman Berita Satu, Senin (5/16).

KH Ahmad Khudori menuturkan, peredaran narkoba di Tanah Air cenderung meningkat, bahkan pengguna penyalahgunaan narkoba lebih dari enam juta orang, dan banyak diantaranya oknum penegak hukum, kepala daerah sampai politisi.

Selain itu juga peredaran narkoba bukan hanya warga perkotaan saja, melainkan sudah masuk ke pelosok-pelosok desa.

“Kami mendukung para bandar narkoba itu dihukum mati sehingga dapat menekan peredaran narkoba, karena secara psiokologis mereka ketakutan untuk melakukan bisnis barang haram,” katanya.

Menurut dia, sebagian besar pengguna narkoba itu mayoritas beragama Islam,padahal hukum Islam mengharamkan pengguna narkoba karena mengandung zat adiktif.

MUI Lebak juga mendukung pernyataan Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Budi Waseso yang mendesak Kejagung segera melakukan eksekusi hukuman mati gelombang III bagi bandar narkoba.

Pelaksanaan eksekusi bagi bandar narkoba merupakan bentuk keseriusan pemerintah untuk memberantas jaringan peredaran barang-barang haram itu.

“Kami mendesak eksekusi mati terhadap bandar narkoba segera direalisasikan oleh Jaksa Agung,” katanya.

Category: Nasional
No Response

Leave a reply "MUI Lebak Desak Pemerintah Percepat Hukum Mati Bandar Narkoba Gelombang III"