Perjalanan Tanah Air Ke Tanah Suci Satu Jam Tak Lagi Mustahil


jakarta-mekkahJAKARTA, muslimdaily.net – Manusia akan memiliki kecepatan hipersonik yang memungkinkan seseorang untuk berpindak dari suatu tempat ke tempat lainya sekejap mata tak lagi mustahil. Menyusul suksesnya uji coba teknologi hipersonik pada Rabu (18/05) di gurun Australia.

Seperti yang dilaporkan Antara (19/5) sebuah riset militer gabungan Amerika Serikat-Australia menjalankan 10 percobaan di area uji coba darat terbesar di dunia, Woomera, di South Australia, dan di Andoya Rocket Range Norwegia.

“Ini adalah teknologi revolusioner… dan bisa mengubah perjalanan udara global, serta hemat biaya ke luar angkasa,” kata kepala ilmuwan Australia Alex Zelinsky dalam pernyataan.

Para ilmuwan mengatakan teknologi hipersonik tersebut bisa menghemat waktu perjalanan dari Sydney ke London sampai dua jam untuk penerbangan sejauh 17.000 kilometer.

Dan jika teknologi itu benar-benar terwujud, maka masyarakat Indonesia bisa tunaikan haji menuju tahah suci akan ditempuh tak sampai satu jam. Pasalnya jika seorang pergi ke tanah suci melalui bandara Jeddah yang hanya berjarak 7997 kilometer, itu artinya jarak Jakarta-Jeddah ditempuh tak sampai satu jam.

Penerbangan hipersonik melibatkan perjalanan dengan kecepatan lima kali lipat kecepatan suara (Mach 5).

Para ilmuwan yang terlibat dalam program itu – disebut Hypersonic International Flight Research Experimentation (HIFiRE) – sedang mengembangkan mesin yang bisa terbang dengan kecepatan Mach 7, kata Michael Smart dari University of Queensland kepada AFP.

Roket percobaan pada Rabu itu dapat mencapai ketinggian 278 kilometer dan Mach 7,5 alias sesuai target.

“Ini saat yang menggembirakan… kami ingin bisa terbang dengan mesin hipersonik dengan kecepatan Mach 7,” kata Smart, seorang pakar hipersonik yang terlibat dalam program itu.

hipersonikProgram tersebut juga melibatkan Boeing Amerika Serikat dan badan antariksa Jerman DLR.

Dia menambahkan bahwa jet tersebut menggunakan mesin dengan pembakaran supersonik yang menggunakan oksigen dari atmosfer sebagai bahan bakar sehingga lebih ringan dan lebih cepat dibandingkan roket yang menggunakan bahan bakar biasa.

Category: Internasional
No Response

Leave a reply "Perjalanan Tanah Air Ke Tanah Suci Satu Jam Tak Lagi Mustahil"