Sukuk Maybank Indonesia Kelebihan Permintaan

0 74


Republika

Gedung Maybank/Ilustrasi

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT Bank Maybank Indonesia Tbk mengemukakan bahwa minat investor terhadap penerbitan Sukuk Mudharabah Berkelanjutan I Maybank Indonesia Tahap II mengalami kelebihan permintaan sebanyak dua kali dari rencana jumlah penerbitan.

"Kami menyambut baik minat pasar yang tinggi. Keberhasilan penerbitan Sukuk Mudharabah akan mendukung pertumbuhan bisnis unit usaha syariah perseroan yang makin meningkat," kata Direktur Utama Maybank Indonesia Taswin Zakaria dalam siaran persnya di Jakarta, Selasa (7/6).

Taswin menambahkan bahwa penerbitan sukuk merupakan bagian dari komitmen perseroan untuk secara aktif ambil bagian dalam pembangunan keuangan berbasis syariah di Indonesia. Menurutnya, dana yang diperoleh dari hasil penawaran umum sukuk mudharabah itu akan digunakan untuk mendukung pertumbuhan bisnis unit usaha syariah perseroan terutama untuk penyaluran pembiayaan yang sesuai dengan prinsip-prinsip syariah.

Ia memaparkan bahwa Sukuk Mudharabah Berkelanjutan I Maybank Indonesia Tahap II yang ditawarkan dengan jumlah pokok sebesar Rp 700 miliar itu merupakan bagian dari penawaran umum sukuk mudharabah berkelanjutan I Maybank Indonesia dengan target dana yang dihimpun seluruhnya sebesar Rp 1 triliun.
"Setelah mencermati minat pasar, Maybank Indonesia telah menetapkan Indikatif Tingkat Pendapatan Bagi Hasil Sukuk Mudharabah yang ditawarkan adalah setara dengan 8,25 persen per tahun," katanya.

Dalam rangka penerbitan Sukuk Mudharabah ini, kata dia, Maybank Indonesia telah memperoleh pemeringkatan surat utang jangka panjang dengan peringkat AAA(idn) dari Fitch dan idAAA(sy) dari Pefindo.
Periode penawaran umum Sukuk Mudharabah ini berlangsung pada tanggal 6-7 Juni 2016, penjatahan pada 8 Juni 2016, distribusi dan penerbitan pada 10 Juni 2016 serta pencatatan di Bursa Efek Indonesia pada 13 Juni 2016.

Di samping sukuk mudharabah, Taswin menyampaikan Maybank Indonesia menerbitkan Obligasi Subordinasi Berkelanjutan II Maybank Indonesia Tahap II yang ditawarkan dengan jumlah pokok sebesar Rp 800 miliar.
"Obligasi Subordinasi itu rencananya diterbitkan tanpa warkat, berjangka waktu tujuh tahun dengan tingkat bunga tetap yang ditawarkan sebesar 9,625 persen per tahun," katanya.

Category: Ekonomi
No Response

Leave a reply "Sukuk Maybank Indonesia Kelebihan Permintaan"